Nasionalisme Kaum Pesantren: Spirit Kebangsaan dalam Bai’at Lima Syekh Musthafa Husein
Synopsis
Pesantren kerap dipahami semata sebagai Lembaga pendidikan keagamaan tradisional. Buku ini menunjukkan sebaliknya. Nasionalisme Religius Pesantren: Tradisi Bai’at Lima di Pesantren Musthafawiyah Purbabaru mengungkap bagaimana pesantren justru menjadi ruang strategis pembentukan nasionalisme yang berakar pada nilai-nilai Islam.
Melalui kajian historis, tekstual, dan pedagogis, Penulis menelusuri tradisi Bai’at Lima sebuah ikrar moral-spiritual yang diajarkan oleh Syekh Musthafa Husein al-Mandily sebagai instrumen internalisasi nilai keagamaan dan kebangsaan di kalangan santri. Bai’at tidak dipahami sebagai ritual simbolik, melainkan sebagai mekanisme pendidikan karakter yang hidup, membentuk loyalitas religius, integritas moral, dan komitmen kebangsaan.
Buku ini menawarkan perspektif penting tentang nasionalisme religius pesantren yang moderat, inklusif, dan relevan dengan tantangan Indonesia kontemporer. Ditujukan bagi akademisi, mahasiswa, pendidik, dan pemerhati studi Islam dan kebangsaan, buku ini menjadi rujukan akademik sekaligus refleksi kritis atas peran pesantren dalam menjaga agama dan keutuhan bangsa.***
Bahasa : Indonesia
Ukuran : 14 x 21 cm
Isi : 131 halaman
Downloads
References
Abdullah, Taufik. Islam dan Masyarakat: Pantulan Sejarah Indonesia. Jakarta: LP3ES, 1987.
Al-Ghazali, Abu Hamid. Ihya’ ‘Ulum Al-Din. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Al-Mawardi, Abu al-Hasan. Al-Ahkam Al-Sultaniyyah Wa Al-Wilayat Al-Diniyyah. Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah, 1996.
Al-Syatibi, Abu Ishaq. Al-Muwafaqat Fi Usul Al-Shari’ah. Dar Ibn ’Affan, 2003.
An-Nahdly, Ali Hasan Ahmad. Hizbul Musthafawi. Pertama, t.p, 1987.
Anastasia, Widya. Nilai Gotong-Royong Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Sekolah. 2022, https://doi.org/10.56393/mindset.v2i1.1122.
Aziz, A. “Bai’at Dan Transformasi Kepemimpinan Dalam Ummat Islam: Perspektif Historis Dan Kontemporer.” International Journal of Islamic Thought, vol. 15, no. 2, 2019, pp. 134-150.
Azra, Azyumardi. Jaringan Ulama: Timur Tengah Dan Kepulauan Nusantara Abad XVII Dan XVIII. Kencana, 2019.
---. Pendidikan Kewarganegaraan. Prenada Media, 2003.
Bizawie, Zainul Milal. Masterpiece Islam Nusantara: Sanad Dan Jejaring Ulama-Santri (1830-1945). Pertama, Pustaka Kompas, 2016.
Bourdieu, Pierre. The Logic of Practice. Stanford University Press, 1990.
Bruinessen, Martin van. Kitab Kuning, Pesantren, Dan Tarekat. Gading Publishing, 2012.
Esposito, John L. Islam and Politics. Syracuse University Press, 1998.
Fealy, Greg, and Greg Barton. Tradisionalisme Radikal: Persinggungan Nahdlatul Ulama–Negara. LKiS, Yogyakarta. 1996.
Feillard, Andrée. NU vis-à-vis Negara: Pencarian Isi, Bentuk dan Makna. LKiS, Yogyakarta, 1999.
Hefner, R. W. Islamic Schools, Social Movements and Democracy in Indonesia. In R. W. Hefner (Ed.) Making Modern Muslims: The Politics of Islamic Education in Southeast Asia. University of Hawai‘i Press, 2009, pp. 55–105.
Laffan, Michael Francis. Islamic Nationhood and Colonial Indonesia: The Umma below the Winds. London: RoutledgeCurzon, 2003.
Lingga Pangayumi, Dkk. Biografi Ulama Di Bumi Gordang Sambilan. Edited by Faisal Musa, Madina Publisher, 2024.
Musa, Faisal. Pesantren Musthafawiyah Purbabaru: Studi Kontinuitas Tradisi Pesantren Di Tapanuli Bagian Selatan. 2023. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Mustansyir, R. “Kebangsaan Indonesia: Reaktualisasi Nasionalisme Dalam Menyongsong Abad XXI.” J. Filsafat, vol. 1, no. 1, 1997, pp. 167–86.
Musthafa, Zulfa. Tuhfah Al-Qashi Wa Al-Dani. Mayang Publishing, 2021.
Noer, Deliar. Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900–1942.
Jakarta: LP3ES, 1980.
Pulungan, Abbas. Pesantren Musthafawiyah Purba Baru: Pesantren Terbesar Di Sumatera Utara, Berdiri Tahun 1912. Cetakan Ke, Perdana Publishing, 2020.
Rahman, Fazlur. “Islam Dan Tantangan Modernitas.” Islamic Studies, vol. 58, no. 1, 2019, pp. 1–20.
Richardson, J. Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education. 1986.
Shihab, M. Quraish. Wasathiyyah: Wawasan Islam Tentang Moderasi Beragama. Lentera Hati, 2019.
Syukur, Syamzan, et al. “Measuring the Role of Kiai and Santri in Creating the Spirit of Nationalism (Historical Approach in Reconstructing the Meaning of Jihad Resolution).” International Journal of Religion, vol. 5, no. 9, 2024, pp. 196–210, https://doi.org/10.61707/1t8ecv59.
Wahid, Abdurrahman. Islamku, Islam Anda, Islam Kita: Agama, Masyarakat, Negara Demokrasi. The Wahid Institute, 2001.
Downloads
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.